terima kasih supaya anda mau melihat semua isi blog ini

HTML code

Sabtu, 20 Oktober 2012

0
"The Tower of Silence", Ritual Mengerikan Pemuliaan Jasad Agama Zoroaster

Zoroastrianismeadalah sebuah agama dan aparan filosofi yang didasari oleh aparan Zarathustra yang dalam bahasa Yunani disebut Zoroaster. Zoroastrianisme dahulu kala adalah sebuah agama yang berasal dari daerah Persia Kuno atau kini dikenal dengan Iran.

Di Iran, Zoroastrianisme dikenal dengan sebutan Mazdayasna yaitu kepercayaan yang menyembah kepada Ahura Mazda atau "Tuhan yang bijaksana", seperti dikutip dari wikipedia.

Kami yakin Anda akan terperangah jika baru pertama kali melihat foto-foto ini, ratusan mayat dibiarkan membusuk di dalam sebuah bangunan berbentuk lingkaran dan dibiarkan di makan oleh burung pemakan bangkai.

Dalam pemikiran Anda mungkin akan muncul sebuah pertanyaan disisi dunia mana terdapat kengerian seperti itu? Betulkah itu semua adalah perilaku manusia?

Bagi kita ini adalah sebuah kejahatan yang luar biasa terhadap jasad-jasad manusia, namun ternyata ada agama yang menganggap ini adalah sebuah pemulyaan terhadap manusia yang sudah meninggal. Demikianlah keyakinan agama Zoroaster yang menganggap api adalah Tuhan mereka.


Memang begitulah, dengan kacamata budaya dan agama yang berbeda sering kita temukan hal-hal yang kontradiktif terhadap apa yang kita yakini. Kadang suatu hal di anggap mulia namun menurut kita justru hal tersebut adalah gila!

Tempat pemulyaan mayat tersebut dinamakan "The Tower Of Silence" atau juga di sebut sebagai "Kuil Api".



Agama Zoroaster meyakini bahwa tubuh manusia adalah tidak suci sehingga menurut mereka jasad manusia tidak boleh mengotori bumi dan api, atas dasar alasan tersebut jasad manusia tidak boleh di kubur atau di kremasi.

Oleh sebab itu orang yang telah meninggal jenazahnya akan di bawa ke kuil Towers of Silence agar di makan oleh burung pemakan bangkai, burung Nasar. Setelah daging dimakan habis oleh burung Nasar dan tinggal tersisa tulang belulang, maka tulang-tulang tersebut akan di buang ke tengah bangunan.


Perhatian: Foto-foto Mayat yang Kurang Mengenakkan!

Pada foto-foto di bawah ini Anda akan melihat mayat berada di bibir kuil sedangkan di tengah bangunan adalah tulang-tulang yang dagingnya sudah di makan oleh burung Nasar. Sungguh sebuah pemandangan yang mengerikan.

Bagi Anda yang merasa tidak kuat melihatnya, harap untuk tidak meneruskan melihat gambar di bawah ini!






 
http://terselubung.blogspot.com/2012/10/the-tower-of-silence-ritual-mengerikan.html

0
7 hal yang Paling Banyak Ditakuti Manusia Di Dunia

Secara umum, ketakutan-ketakutan yang banyak dialami orang didunia, berkisar pada hal-hal yang menyangkut kehidupan sehari-hari, mulai dari hubungan, keluarga hingga keuangan.

Seperti dirangkum dari phobia-fear-release.com, about.com, livestrong.com berikut adalah hal-hal yang paling banyak ditakuti orang.
 
1. Takut Mati
 
Takut mati adalah ketakutan yang paling utama yang dialami manusia. Hampir semua orang tidak siap akan mati meskipun tahu kematian itu cepat atau lambat pasti datang.

Banyak orang takut dan khawatir tentang apa yang mungkin terjadi setelah kematian.

Untuk mengatasi rasa takut ini, penting untuk memahami bahwa hidup adalah siklus yang terdiri dari kelahiran dan kematian, keduanya merupakan dua sisi mata uang yang sama. Ketakutan yang berlebihan terhadap kematian disebut Thanatofobia.
 
2. Takut Gagal
 
Ketika mencoba sesuatu, selalu ada dua kemungkinan, yaitu berhasil atau gagal. Atychiphobia adalah ketakutan yang tak rasional terhadap kegagalan yang pada akhirnya membuat seseorang tidak mau berbuat sesuatu karena takut menemui kegagalan.

Jika fobia tetap tidak diobati, gejalanya akan terus memburuk dari waktu ke waktu. Hilangnya motivasi dan penurunan rasa percaya diri akan segera mengikuti yang dapat menyebabkan gejala yang lebih parah seperti depresi.
 
3. Takut Ditolak
 
Setiap orang ingin kehadirannya diterima, baik oleh lingkungan maupun orang yang disayangi. Beberapa orang bahkan ada yang begitu tergantung pada pengakuan, persetujuan atau penilaian orang lain terhadap dirinya sendiri.

Orang-orang ini begitu didorong oleh kebutuhan untuk diterima sehingga kehilangan identitasnya sendiri. Beberapa orang kemudian menarik diri karena takut ditolak. Mereka ini akhirnya menjauhkan diri dari teman-teman, keluarga dan pengasuh yang merawatnya.

4. Takut Gelap
 
Kecuali untuk kepentingan tidur, hampir semua manusia yang tidak dalam kondisi tidur akan takut dengan kegelapan. Daerah-daearh gelap juga sering jadi sumber kriminalitas.

Ketakutan ini muncul dari ketidakpastian yang dihadapi karena tidak dapat melihat objek di sekitarnya dengan jelas.

Ketakutan yang berlebihan terhadap gelap disebut Lygophobia, yaitu ketakutan yang intens terhadap sesuatu yang tidak menimbulkan bahaya secara nyata.

Pada banyak kasus, ketakutan ini bercampur dengan ketakutan terhadap hantu atau sosok-sosok mistis lainnya.

5. Takut Jatuh dari Ketinggian
 
Membayangkan diri sendiri berada di ketinggian sering membuat panik dan takut. Gejalanya antara lain keringat dingin, gemetar dan mual. Ketakutan yang berlebihan terhadap ketinggian disebut Hypsiphobia

6. Takut Kehilangan Orang yang Disayangi
 
Kebersamaan bersama orang yang disayangi adalah saat-saat yang paling membahagiakan dalam hidup. Ketika tiba saatnya harus mengakhiri kebersamaan tersebut, baik karena perpisahan, perceraian ataupun kematian, banyak orang yang kemudian jatuh sedih hingga depresi.

Luangkan banyak waktu bersama keluarga dan teman-teman yang dicintai. Ketika tiba saatnya harus kehilangan mereka, maka kenangan yang indah akan tetap membuat orang yang ditinggalkan merasa bersemangat menjalani hidup.

7. Takut Miskin
Jika pernah miskin atau tumbuh di lingkungan yang miskin, orang umumnya memiliki ketakutan yang sangat kuat terhadap kemiskinan. Cara terbaik untuk memerangi kemiskinan adalah dengan mendidik diri sendiri dan mempelajari bagaimana cara mendapatkan uang.

Uang memainkan peran sentral dalam kehidupan kita dan layak menjadi perhatian. Namun ada kalanya orang begitu takut jatuh miskin dan kehilangan kekayaan. Ketakutan berlebihan ini disebut Peniaphobia.
http://terselubung.blogspot.com/2012/10/7-hal-yang-paling-banyak-ditakuti.html
Sabtu, 31 Desember 2011

0
Centralia, Bukit Hantu Yang Masih Menjadi Misteri

Spoiler for foto:
Ini adalah Centralia, sebuah kota hantu yang terletak di Columbia County, Pennsylvania, Amerika Serikat. Dihuni oleh lebih dari 5.000 orang pada tahun 1960. Ada gedung bioskop, 3 sekolah, selusin restoran, kantor pos dan 7 gereja. Ini adalah kota penambang yang makmur. Sekarang hanya 4 orang tinggal di sana.

Sebagian besar bangunan yang ditinggalkan telah dihancurkan oleh manusia atau alam. Sekilas, wilayahnya sekarang hanya tampak lapangan dengan jalan beraspal yang ada disekitarnya. Beberapa daerah diisi dengan hutan yang baru ditanami pepohonan

Spoiler for foto:







Gereja yang tersisa di kota kecil, St Mary's, memegang layanan mingguan pada hari Minggu dan tidak terpengaruh oleh api. Alasan semua ini adalah kebakaran tambang yang terjadi di 1960 awal dan sisa kebakaran sampai hari ini masih ada. Api ini akan terus menyala selama 250 tahun, bahkan lebih

Spoiler for foto:

Itulah yang Daud DeKok katakan tentang kota ini(1986): "Ini adalah dunia di mana manusia tidak bisa hidup, lebih panas dari planet Merkurius, suasana beracun seperti Saturnus. Di pusat kobaran api, suhu melebihi 1.000 derajat [Fahrenheit]. Lethal awan karbon monoksida dan gas-gas lain berputar melalui ruang batu. "Api pembakaran secara bertahap bergerak ke segala arah, mengancam kota-kota yang berdekatan. Ironisnya, nama salah satu kota terdekat Centralia adalah Ashland

Spoiler for foto:



























0
Temuan Jari Yeti Ungkap Rahasia Makhluk Mistis Ini

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1812502.jpg
Washington – Sebuah jari yang disebut-sebut sebagai jari Yeti telah lama berada di museum London. Kini penelitian seksama pada jari tersebut mengungkap fakta mengejutkan. Apa itu?Menurut BBC, jari yang berada di antara ribuan anatomi spesies manusia dan hewan di Royal College of Surgeons di Hunterian Museum sejak 1950an ini ternyata merupakan jari manusia. Jari hitam sepanjang 3,5 inci itu berasal dari Kuil Pangboche di Nepal.
“Kami memiliki beberapa fragmen yang kemudian kami pasangkan dan menemukan DNA manusia. Tak mengejutkan jika hal ini mengecewakan banyak orang,” kata Rob Ogden dari Royal Zoological Society di Skotlandia.
Menurut kriptolog Loren Coleman, penjelasan logis pada jari ini adalah, jari ini milik biksu terkenal yang kisahnya hilang selama berabad-abad yang kemudian dikaitkan dengan relik Yeti.

Fearsome: An artist's impression of what the mythical Yeti would look like
Fearsome: An artist's impression of what the mythical Yeti would look like

The Yeti' finger, pictured that was displayed at London's Royal College of Surgeons
The Yeti' finger, pictured that was displayed at London's Royal College of Surgeons
The Daily Mail backed the Yeti Everest Expedition in 1954, where a team of scientists managed to track several trails of giant footprints on their trek
The Daily Mail backed the Yeti Everest Expedition in 1954, where a team of scientists managed to track several trails of giant footprints on their trek
Team members of the 1954 expedition take a break. The team was made up of several respected scientists, including zoologist Charles Stonor, Tom Stobart, Dr Biswamoy Biswas, and Gerald Russell, who had assisted in the capture of the first live Panda
Team members of the 1954 expedition take a break. The team was made up of several respected scientists, including zoologist Charles Stonor, Tom Stobart, Dr Biswamoy Biswas, and Gerald Russell, who had assisted in the capture of the first live Panda
The Yeti finger was on display several years ago at the Royal College of Surgeons, pictured
The Yeti finger was on display several years ago at the Royal College of Surgeons, pictured


di kutip dari : http://www.klikunic.com/2011/12/temuan-jari-yeti-ungkap-rahasia-makhluk.html#ixzz1i7mEJi6H
Jumat, 25 November 2011

0
Misteri Tentang Jack The Ripper

Jack the Ripper (Jack sang Pencabik) adalah julukan untuk tokoh misterius yang melakukan serangkaian pembunuhan berantai dan mutilasi di Inggris pada abad 19.
Pada 31 Agustus 1888 lewat tengah malam, di distrik East End di kota London, Inggris yang dikenal dengan nama Whitechapel (daerah lampu merah di London) pernah dihebohkan dengan aksi pembunuhan berantai sadis terhadap sejumlah wanita tuna susila. Identitas pelaku pembunuhan hingga kini tidak berhasil diungkap. Polisi hanya tahu bahwa sang pembunuh menjuluki dirinya "Jack the Ripper".
Jack The Ripper tidak meninggalkan bukti satu pun dalam tindakan kriminalnya, pola pembunuhannya pun tidak diketahui, bahkan bisa dibilang acak. Satu-satunya persamaan antara korban-korbannya ialah bahwa mereka adalah wanita tuna susila.
Jack The Ripper membunuh korban-korbannya tanpa ampun. Setelah memotong leher korbannya, kemudian Jack The Ripper memutilasi mereka. Bagaikan bayangan di malam hari, tidak ada seorangpun yang dapat menguak siapakah Jack The Ripper sebenarnya. Walaupun Jack The Ripper "hanya" beraksi lebih kurang satu tahun, korbannya sangat banyak dan telah menjadi legenda sampai sekarang.
Ada juga dugaan kalau pelaku adalah seorang dokter atau setidaknya orang yang mempunyai latar belakang pendidikan kedokteran spesialisasi di bidang operasi bedah karena sayatan-sayatan di tubuh korbannya sangat rapi yang hanya bisa dilakukan menggunakan alat-alat operasi kedokteran yang membutuhkan keahlian khusus.
Identitas Jack the Ripper sampai hari ini masih merupakan misteri; para spekulan memprediksi bahwa Jack the Ripper telah menyebrangi Laut Atlantik dan bermukim di AS setelah pembunuhan-pembunuhan tersebut.
Terima kasih anda sudah melihat lihat blog ini

HTML code

About Us

 
Misteri Pilihan | © 2010 by DheTemplate.com | Supported by Promotions And Coupons Shopping & WordPress Theme 2 Blog | Tested by Blogger Templates | Best Credit Cards